Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018
Gambar
Dimuat pada Koran Padang edisi hari Sabtu, 17-Februari-2018 Senja di batas kota Karya : Hari Elfira. Aku rindu... Kerinduan pada bulan sinari kalbu. Kerinduan pada hujan sirami raga. Kerinduan pada sajak-sajak hati yang menoreh bahagia. Kerinduan pada bunga yang merekah wangi. Semua hampir sirna, diantara derai luka yang menyeret pilu. Terhempas ke lorong sunyi yang hampa. Terpedaya senja yang hadirkan fatamorgana. Tercabik kata luka bersayat tak terpatri. Gelak hati yang coba bangkit dari terpaan badai nostalgia. Bercumbu pada duka realita yang seindah pelangi. Berujung pada getir bahagia yang membuncah. Aku rindu...pada cerita seindah rahwana dan sinta. Sirna badai oleh lambaian matahari. Mengantarkan hati pada batas kota. Diantara bangku yang berderet manja. Termangu akan hentakan jiwa yang rapuh. Kini tak ada asa yang disesali. Gapai realita dengan singgasana kejayaan. Mere...
Di Jemput Janji. By : Hari Elfira Katanya Janji adalah Hutang. Harus di tagih, walau merintih dan berdalih. Janji, pengikat hari agar tetap menanti melukis sketsa hidupmu. Lanskap senja penuh cinta, surya separuh bersinar manja. Sebatang cemara tua dengan kita berteduh dibawahnya. Dalam kata Janji setia, bersama menyusun kata menoreh makna. Bahwa hidup adalah jejak dan riwayat. Apa kabarmu wahai pujangga? Kutulis sajak ini dengan restu sebatang rindu. Dalam delik hari di jemput janji. Kau akan setia..MENULIS SETIAP HARI. Hai pujangga! Kau pekik penat yang mengurung diri, dan pelik nasib yang tak kunjung letih mengeja aksara untung dan rugi. Pujangga perjalanan ini tak lagi sebanding dengan usia dan dayaku. Karyamu melebihi usiamu Agar kau bisa abadi dalam keabadian namamu. Kemana kau pujangga. Kutulis kata ini saat kau tak lagi hadir. Dalam bayangmu aku mencoba mencari. Masihkah ...